Social Icons

.

Pages

4 Day

www.4daysincome.com

Jumat, 28 September 2012

PRIA SEJATI

Pria Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar, tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya.
Pria sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang, tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran.

Pria sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa.

Pria sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia di hormati di tempat bekerja, tetapi bagaimana dia dihormati di dalam rumah.

Pria sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan, tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan.

Pria sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang, tetapi dari hati yang ada dibalik itu.

Pria sejati bukanlah dilihat dari banyaknya akhwat yang memuja, tetapi komitmennya terhadap akhwat yang dicintainya.

Pria sejati bukanlah dilihat dari jumlah barbel yang dibebankan, tetapi dari tabahnya dia mengahdapi lika-liku kehidupan.

Pria Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca Al-Quran, tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca.

DAN SIFAT SEORANG PRIA PENDIAM


Pria diam ketika tersinggung, bukan karena takut atau sebagainya, tetapi karena dia tahu kekerasan bukanlah jawaban untuk menyelesaikan sebuah masalah…

    Jika seseorang membicarakanmu dibelakangmu, itu karena hidupmu jauh lebih baik dari mereka…

    Menganggap remeh adalah prilaku terpuji orang bodoh…

    Seseorang tidak akan pernah tau betapa berharganya berada diatas puncak, tanpa terlebih dahulu berada didasar lembah…

    Terkadang masalah besar terjadi hanya karena kesalahpahaman…

    Orang yg takut pada penyesalan adalah salah besar, karena orang yg takut pada penyesalan adalah orang yg tidak mau memulai sesuatu yg baru…

    Pria sejati adalah laki-laki yg melindungi wanita, bukan malah menyakitinya…

    Pria sejati merupakan laki-laki yg menghargai wania dan menghormatinya, bukan memandang rendah derajat wanita…

    Jika seseorang disekitarmu berusaha menjatuhkanmu, berbanggalah ! itu berarti kamu berada diatas posisi mereka…

    Jangan biarkan amarah mengendalikanmu!, dan coba kendalikan amarah kalian dan lampiaskan dengan senyuman…

    Kejujuran terkadang menyakitkan, namun dengan kejujuranlah yg dapat menjadikan kita sebagai sesuatu yg lebih dewasa dan melatih kita untuk menjadi orang yg apa adanya…

    Pilihan tersulit dalam hidup, bukan antara baik dan buruk, atau benar dan salah, akan tetapi pilihan antara yg baik dan terbaik…

    Lupakan masa lalu, sadarlah tuhan menempatkan mata didepan kepala karena untuk menunjukkan kita untuk terus melihat dan berjalan kedepan bukan berbalik kebelakang, lihatlah kedepan dan berbahagialah…

Umumnya kita hanya mengetahui Konotasi Lelaki sejati itu adalah; lelaki yang mempunyai kemampuan hanya terkait dengan kemampuan lelaki memberikan pelayanan ketika melakukan hubungan intim dengan pasangannya atau pada bentuk otot-otot tubuhnya yang macho. Namun lebih luas daripada itu, makna kesejatian seorang lelaki pada dasarnya terletak pada kemampuan,  keahlian serta sikapnya dalam kesehariannya. Dengan kata lain, setiap perempuan akan merasa bangga dan tenang ketika berada di samping seorang lelaki sejati. Berikut ini harapan sejumlah perempuan tehadap lelaki sejati:



Tapi bagaimanakah Lelaki Sejati menurut Islam; ini dia 60 kriteria Lelaki Sejati menurut Islam .

1. Islam menjadi pedoman hidupnya yang utama (QS.6:153);
2. Ikhlas menjadi dasar hidupnya (QS.2:207);
3. Taqwa menjadi bekal hidupnya (QS.2:197);
4. Taat menjadi karakteristik khasnya (QS.3.132);
5. Shalat dan sabar merupakan kekuatannya (QS.8:56;32:24);
6. Tsabat (teguh) merupakan sikap hidupnya (QS.8:45);
7. Ukhuwah Islamiyah menjadi pengikat hatinya (QS.49:10;43:67);
8. Tidak mengenal sikap palsu, kamuflase, banyak tingkah dan takabur (QS.25:63);
9. Ruang jiwanya dipenuhi oleh perhatian dan kepedulian yang besar dan penuh kesungguhan dalam mencapai hadaf (tujuan baik) mereka (QS.28:55);
10. Detik-detik malamnya amat berharga, diisi dengan ibadah Qiyamul Lail/Muraaqabatullah (QS.25:64 : 17:79. 76:26);
11. Senantiasa risau dan amat takut akan azab Neraka Jahanam (QS.25:65-66);
12. Punya ukuran-ukuran yang jelas atas kebenaran dalam kehidupannya (QS.25:67.17:29);
13. Tidak menyekutukan Allah, dan tidak menantang (menyalahi) perintah Allah (QS.25:68-71);
14. Tidak menyia-nyiakan hak orang lain dan tidak menzalimi seorangpun (QS.25:72);
15. Hatinya lurus dan hidup subur, dengan iman yang benar (QS.25:73);
16. Senantiasa menginginkan kebaikan yang dilakukan menjamah dan berlanjut untuk setiap generasi (QS.25:74-76);
17. Senantiasa Jujur dalam perkataan dan perbuatan;
18. Senantiasa menjaga tali silaturrahmi;
19. Senantiasa menjaga amanah yang diberikan;
20. Senantiasa menjaga hak tetangga;
21. Senantiasa memberi kepada yang membutuhkan;
22. Senantiasa membalas kebaikan orang lain;
23. Senantiasa memuliakan tamu;
24. Memiliki sifat malu;
25. Senantiasa menepati janji;
26. Tubuhnya sehat dan kuat (Qowiyyul jismi);
27. Berakhlak baik/mulia kepada sesama makhluk Allah; (Matiinul khuluqi);
28. Senantiasa Shalat tepat pada waktunya;
29. Senantiasa memautkan hatinya ke masjid /Cinta Shalat berjamaah di Masjid;
30. Senantiasa membaca dan mempelajari Al Qur’an dan mengamalkannya;
31. Sederhana dalam urusan dunia dan paling cinta pada urusan akhirat;
32. Paling suka melakukan amar ma’ruf nahi munkar;
33. Paling berhati-hati dengan lidahnya (menjaga lidah);
34. Senantiasa cinta pada keluarganya;
35. Paling lambat marahnya;
36. Senantiasa memperbanyak istighfar, berdzikir dan mengingat Allah swt dan memperbanyak Shalawat Nabi;
37. Senantiasa suka dan ringan berzakat, infaq dan bersedekah;
38. Senantiasa menjaga wudhu;
39. Senantiasa menjaga Shalatnya terutama Shalat wajib;
40. Senantiasa menjaga Shalat sunnat Tahajjud dan Shalat Dhuha;
41. Paling cinta dan hormat pada kedua orang tuanya, terutama ibunya;
42. Cerdas / Pikirannya intelek (Mutsaqoful fikri);
43. Aqidahnya bersih/lurus (Saliimul ‘aqiidah);
44. Ibadahnya benar (Shohiihul ‘ibaadah);
45. Rendah hati (Tawadhu’);
46. Jiwanya bersungguh-sungguh (Mujaahadatun nafsi);
47. Mampu mencari nafkah (Qaadirun’alal kasbi);
48. Senantiasa menjaga dan memelihara lidah/lisan (Hifdzul lisaan);
49. Senantiasa istiqomah dalam kebenaran (Istiqoomatun filhaqqi);
50. Senantiasa menundukkan pandangan terhadap lawan jenis dan memelihara kehormatan (Goddhul bashor wahifdzul hurumat);
51. Senantiasa lemah lembut dan suka memaafkan kesalahan orang lain (Latiifun wahubbul’afwi);
52. Benar, jujur, berani dan tegas (Al-haq, Al-amanah-wasyaja’ah);
53. Selalu yakin dalam tindakan yang sesuai ajaran Islam (Mutayaqqinun fil’amal);
54. Senantiasa pandai memanfaatkan waktu (untuk dunia dan akhirat) (Hariisun’alal waqti);
55. Sebanyak-banyaknya bermanfaat bagi orang lain (Naafi’un lighoirihi);
56. Senantiasa menghindari perkara yang samar-samar (Ba’iidun’anisy syubuhat);
57. Senantiasa berpikir positif dan membangun (Al-fikru wal-bina’);
58. Senantiasa siap menolong orang yang lemah (Mutanaashirun lighoirihi);
59. Senantiasa berani bersikap keras terhadap orang-orang kafir yang memusuhi kita (Asysyidda’u’alal kuffar);
60. Senantiasa mengingat akan datangnya kematian;

MENANTI DI PELANTARAAN HARAPAN

     Di usianya yang tak lagi muda, harap kan datangnya seorang kekasih pelipur lara tak lagi menjadi impian semata, berganti dengan kegelisahan yang menyulut bara. Tak pelak keluar kata-kata keputus asaan seorang pendamba cinta yang lelah dimakan usia, ” siapa saja deh, asal ada yang mau ”. Duuh, begitu lelahkah engkau menunggu sampai rela membanting harga. Termenung di depan cermin, sekelebat bayang masa lalunya hadir menggelayut rasa. Dulu ketika beranjak usia 20 tahun, idealismenya begitu memuncak. Hampir setiap yang datang ditepisnya, berharap ada lelaki langit yang mampu mengusik hatinya, pun ketika lelaki langit yang dimaksud coba bertamu mengetuk pintu hatinya justru kebingungan yang menyapa, berharap ada yang jauh lebih baik, ”oh... bukan lelaki langit yang kucari tetapi lelaki surga.” gumamnya

¼ abad pun terlewati, menyisir keangkuhan oleh mulai merekahnya bunga kedewasaan. Mencoba menatap kedepan dengan harapan-harapan yang jauh lebih realistis. Tapi toh kesepian itu masih tetap menemaninya, meninggalkan senandung pilu menyayat kebisuan malam. Kembali ia bercermin, tampak guratan kelelahan di pelupuk mata dan hampir di setiap raut wajahnya. Jiwanya semakin lemah... risau dengan makin pudarnya kecantikan raga.... tiba-tiba, terdengar sayup hembusan angin malam membawa pesan dari sang kekasih yang didamba

Janganlah engkau menangis, jangan bersedih, hapus keraguan di dalam hatimu. Percayalah padaNYA, Yang Maha Pemberi Cinta, bahwa ini hanya likuan hidup yang pasti berakhir. Yakinlah saat itu pasti 'kan tiba.

Tak usah kau risau karena makin memudarnya kecantikanmu. Karena kecantikan hati dan iman yang dicari. Tak usah kau resah karena makin hilangnya aura keindahan luarmu. Karena aura keimananlah yang utama. Itulah auramu yang memancarkan cahaya syurga. Merasuk dan menembus relung jiwa..

Wahai perhiasan terindah...
Hidupmu jangan kau pertaruhkan. Hanya karena kau lelah menunggu. Apalagi hanya demi sebuah pernikahan. Karena pernikahan tak dibangun dalam sesaat, tapi ia bisa hancur dalam sedetik. Jangan pernah merasa, hidup ini tak adil..
Kita tak akan pernah bisa mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup. Pasrahkan inginmu sedalam kalbu pada tahajjud malammu. Bariskan harapmu sepenuh rindumu pada istikharah di shalat malammu. Pulanglah padaNYA, ke dalam pelukanNYA. Jika memang kau tak sempat bertemu diriku, sungguh itu karena dirimu begitu mulia, begitu suci. Dan kau terpilih menjadi ainul mardhiyah di jannahNYA.

Ku tahu kau merinduiku, bersabarlah saat indah 'kan menjelang jua. Saat kita akan disatukan dalam ikatan indah pernikahan. Apa kabarkah kau disana? Lelahkah kau menungguku berkelana, lelahkah menungguku disana? Aku akan segera datang, sambutlah dengan senyum manismu. Bila waktu itu telah tiba, kenakanlah mahkota itu, kenakanlah gaun indah itu. Masih banyak yang harus kucari, 'tuk bahagiakan hidup kita nanti.

Malam ini terasa panjang dengan air mata yang mengalir. Hatiku terasa kelu dengan derita yang mendera, kutahan derita malam ini sambil menghitung bintang. Cinta membuat hati terasa terpotong-potong. Jika di sana ada bintang yang menghilang, mataku berpendar mencari bintang yang datang. Bila memang kau pilihkan aku, tunggu sampai aku datang.

Ia terbangun kali ini tak lagi meninggalkan pedih akan mimpi-mimpi yang tak kunjung datang. Sebuah senyuman tersungging indah menebar pesona kerendahan hati. Perlahan ia berbisik ” kekasihku, ku kan mencoba merangkai indahnya kesabaran dengan menantimu di pelataran harapan”.

“Cinta aku menunggumu, di Mahligai Indah itu.
Siapapun dirimu, yang Allah Takdirkan untukku.
Engkaulah yang Terbaik untukku.”
“Ya Rabbi yang Maha Mendengar..dengarlah suara bathin hamba ini.

KETIKA HATI MULAI MERASA GELISAH

Hati resah, rasa gundah
    Mengingat semua yang membuat gelisah
    Dalam hati hanya bisa pasrah
    Tapi akankah?
    Gelisah tak berbuah indah?
    Aku berserah
    Padamu sang pemberi berkah
    Semoga rasa gelisah
    Berubah menjadi indah

    Kadang saat Dia menyapa, yang kita rasakan adalah kegelisahan dan kesusahan.Sesungguhnya dibalik semua itu ada belaian indahNya yang membuat kita lebih kuat
segala cobaan hanya teguran untuk kita lebih meyakini keagunganNya
segala musibah hanya sapaan yang harusnya menjadikan kita lebih bersyukur atas nikmatNya

       Gelisah, kadang sangat sulit untuk menghilangkan perasaan ini, kalau kita gelisah akan seseorang, mungkin karena rasa cinta kita yang terlalu dalam padanya. Ingatlah masih ada yang lebih patut kita cintai di atas sana, yang memberikan kita kenikmatan, yang memberikan kita ketenangan. Semoga hari kalian menyenangkan dan dijauhkan dari rasa gelisah.


         Dan Ketika hati sedang gundah gulana, dan tatkala hati itu sedang dirudung sebuah bencana kegelisahan dan keresahan, maka kemanakah kamu akan meminta pertolongan? Jin? Syetan, Ataukah kepada manusia lainnya?

Laa Haula walaa Quwwata Illa biLlaah..( tiada kekuatan melainkan kekuatan-Nya ), lalu apakah patut kamu untuk mengambil penolong selain Allah dan ‘orang-orang yang beriman’. So, kamu udah tahu kan apa akhirnya.. yaitu KEMBALILAH KEPADA ALLAH. Ya itu adalah solusi sebaik-baiknya, seiringan dengan ‘teman’ (orang-orang yang beriman).
Entah kenapa hati itu kadang terasa gelisah dengan sendirinya, seolah-olah ada sesuatu hal yang sedang disesalkan atau tidak disenangi. Bisa jadi itu adalah bisikan dari syetan atau bisa jadi juga itu adalah sebuah insting akan sebuah perasaan yang berkaitan erat dengan persahabatan dan persaudaraan? Sewaktu hati itu sedang gelisah akan sesuatu polemik yang dihadapi, carilah ‘sandaran hati’ duniamu dan akhiratmu.
‘Sandaran’ yang mampu membuat kamu berlapang, berbagi dan saling merasakan. Dan apakah kamu tahu kemana sandaran itu harus kamu cari? Selain kepada Allah dan orang-orang yang beriman?
Sobat..
Di sini kita cuma punya dua sandaran, yaitu :
1. Allah
Ar Rahmaan, ar Rahiim, Dialah Allah Tuhan yang memiliki segala sesuatunya. Baik itu yang tanpak maupun yang tersembunyi, baik yang jelas maupun yang samar. Dialah penguasa hati, penguasa jiwa dan penguasa semuanya.
Allah..Dialah sandaran hati yang paling utama. Saat engkau dilukai, tersakiti dan merasa tersendiri, maka datanglah kepada-Nya. Rasakan dengan perasaanmu bahwa Ia sedang melihat dan mendengar keluhanmu dan yakinlah kalau Allah akan selalu menemani dan bersamamu dikala itu.
Ingatlah!.. ketika engkau dirudung kegelisahan, kegundahan dan ketersendirian, dan ketika itu pula tiada bagimu tempat berbagi dan saling merasa, maka carilah Ia. Temuilah Ia diwaktu sepimu dan ceritakanlah semuanya kepada-Nya apa yang telah terjadi.. niscaya dengan keikhlasanmu Ia akan selalu mendengar dan memenuhi segala kegalauan dan pintamu.
Walau kasih sayang dan kebersamaan-Nya tidak tanpak dengan mata, tidak terdengar oleh telinga dan tidak tercium oleh hidungmu, namun rasa cinta-Nya akan bisa engkau rasakan hanya bila engkau merasakan dengan hati dan perasaanmu.
Wahai sobatku.. bangkitlah dan lupakan apa yang sedang kamu putus asakan. Katakan pada-Nya “Tiada Tuhan selain Engkau, hanya kepada Engkaulah Hamba menyembah dan kepada Engkau jua hamba meminta pertolongan, Engkaulah Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang” dan sungguh kamu tiada sendirian hidup di dunia-Nya ini.
Pernah suatu kali seekor cacing mengeluh dan merasa risih, ia bertanya kepada ibunya,”Bu, kenapa kita diciptakan sebagai makhluk yang lemah dan menjijikkan yang tiada berguna?” Kemudian ibunya tersenyum seraya menjawab, “Nak…tingginya derajat dan besarnya harga tidaklah dapat kamu ukur dari sisi itu, namun ukurlah dari sisi “Sudah berapa banyak kebaikan kamu kepada orang lain?, Engkau lunak tapi keras, engkau menjijikkan tapi setiap potong tubuhmu diperlukan oleh para nelayan, engkau lamban, namun keberadaanmu diperhitungkan oleh petani-petani.
Sobat…
Kembalilah pada-Nya ketika kamu merasa tiada guna. Kembalilah kepada-Nya ketika kamu ditimpa kegalauan dan gundah. Kerena engkau dengan keikhlasan dan kesabaranmu adalah yang terbaik bagi-Nya dan Dia akan selalu mendengar dan tersenyum melihat kearahmu, ketika kamu datang untuk berbagi cerita dan air mata.. di dalam do’a-do’amu.
Ikhlaslah teman dan bersabarlah.. karena Allah selalu akan menemanimu.
Dan sandaran setelah Allah itu adalah :
2. Manusia diantara orang Mukmin
“Raihlah Akhiratmu tapi jangan tinggalkan duniamu”, ya.. kira-kira seperti itulah sebuah prinsip untuk menjalani hidup.
“Sandaran Hati” terbaik setelah Allah itu adalah manusia, di sana kamu akan dapat saling berbagi dan bercerita, di sana kamu akan dapat saling mengerti, memandang dan berbicara dan di sana pula kamu akan menemukan arti dari seorang ‘teman’.
Teman di kala suka dan duka, di kala kamu dihempa rasa sepi dan gundah gulana. Maka temuilah temanmu dan berbagilah tentang kegundahanmu. Teman yang baik adalah teman yang tidak akan meninggalkanmu di waktu susah dan tiada akan “datang” di waktu kamu senang. Karena ia akan selalu menemanimu dalam susah dan senang duniamu.
Maka carilah seorang teman, yang benar-benar bisa menjadi teman. Kebanyakan mereka terdapat di antara hamba-hamba-Nya diantara orang-orang mukmin yang beriman. Apakah kamu tahu, siapakah itu teman? Ia adalah seorang yang bisa menjadi obat hati di waktu hati itu gundang, menjadi kepercayaan di waktu kita butuh ‘luapan hati’, dan mejadi motivasi bagi diri dalam menempuh manis pahitnya dunia.
Namun.. waspadalah dan berhati-hatilah dalam memilih teman, karena tidak semua teman adalah ‘teman’. Jangan sampai terkecoh dan tersedot dengan bujuk rayu dan “kasih” mereka serta kegombalan dan kata-kata manis yang dusta. Karena hal itu hanya akan membuat kamu lebih terpojok dan tertekan hingga kamu tiada lagi bisa merasakan kenikmatan duniamu ini.
Sobat…
Pernahkah kamu berfikir kenapa banyak remaja yang nekat sekali untuk mengakhiri hidup mereka alias bunuh diri?
Memang bukan hanya remaja yang berpotensi untuk melakukan perihal yang dibeci Allah ini. Melainkan bisa terjadi pada semua orang, kecil, muda, maupun tua. Namun tidak bisa kita pungkiri bahwasanya polemic dan problem yang memicu terjadinya hal ini banyak terdapat pada diri remaja.
Seseorang mengakhiri hidupnya dengan seutas tali hanya karena mendengarkan kata “Aku tidak suka kamu” dari mulut sang ‘kekasih’nya. Seorang anak yang masih kecil nekat untuk melompat dari lantai tiga rumahnya, karena tidak dibelikan sepeda oleh orang tuanya. Seorang kakek-kakek menghembuskan nafas terakhirnya setelah ia meminum sebotol obat nyamuk karena ia merasa tidak lagi mendapat perhatian.
Kiranya seperti itulah contoh-contoh yang pernah kita dengar dan saksikan. Masalah mereka kecil tapi mengapa harus melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah?
Klo githu….Mari kita lihat lebih dalam:
a. Seorang ABG gantung diri karena kecewa dengan sang ‘pacar’
Yah… seorang ABG atau lebih umumnya kita sebut dengan remaja tidaklah terlepas dari sebuah perasaan, perasaan dari hati yang menimbulkan rasa suka, simpati, kagum, kasih dan sayang terhadap lawan jenisnya.
Kadang ia suka cemburu dan perhatian sekali sama orang yang disayanginya. Ya..pokoknya perasaan seorang remaja sangat rentan, feminisme dan tipis.
Dalam menjalani keremajaannya, seorang remaja itu kerap kali mendapat banyak tekanan dan berbagai macam perasaan (contohnya: diputusin pacar, makanya jangan pacaran..) dan hal inilah yang membuat remaja itu sering nekat dan melakukan tindakan bodoh dengan bunuh diri, katanya sih jalan pintas, (jalan pintas ke neraka kali ye..?:P)
Barangkali kita semua tahu, jika balon itu terus ditiup, ditiup tanpa henti-henti akan meledak dengan sendirinya dan kalau hal itu terjadi apalagi membawa-bawa perasaan dan hati segala ya biasanya sih akan menghasilkan tindakan-tindakan nekat seperti halnya bunuh diri, he..he..he..
So, lantas apa solusi/jarum penusuk balon itu agar mengecil dan kemmmpees..??
CURHAT (Curahan Hati), itulah jarumnya, tapi kepada siapa? Nah..disinilah letak arti pentingnya seorang teman..!!
Oh..kalau begitu Allah kita letakkan dimana dong??
OK friend, ada saatnya manusia itu merasa “kecewa dan putus asa” dengan nikmat Allah, karena mungkin juga ia lupa sama Tuhannya atau keinginannya tidak pernah terkabulkan. Klo githu jelas dong ia tidak mau ketemuan sama Tuhannya.
Sebab itu… kunci terakhirnya adalah “teman”! teman yang mau dan bisa memberikan jalan keluar, yang mau menerima dan memahami, yang mau berbagi dan saling menasehati. “Hai friend..kamu nggak usah kecewa yah..ma Allah.karena Allah itu sayaaanggg… banget ma kita, Ia Cuma sedikit nguji kamu OK. Jadi jangan kwatir friend, ujian kamu itu semuanya juga untuk menaikkan derajat kemuliyaan kamu disisi-Nya. So, jangan kayak githu lhaa… santai aja dan fresh OK..kan masih ada saya your friend dan Tuhan kita Allah swt. Apa lagi semuanya itu pasti akan berlalu”.

Kamis, 27 September 2012

KASIH SAYANG SEORANG IBU

             Kasih Sayang Seorang Ibu
kasih sayang seorang ibu sangatlah besar buat kita ..
tapi kenapa kita selalu saja menyianyiakan kasih sayang tersebut??
kita sering sekali tidak mengetahui apa perasaan ibu ..
mungkin saja ketika kita lagi bertengkar oleh ibu, ibu sedang menangis pada saat itu juga tetapi ditutupi. Apa kita akan tega melihat ibu kita menangis?
Apa kita tega ibu kita menyesal perbuatan yang bukan salahnya?
Apa kita tega hati ibu kita hancur?
Maka jangan pernahlah kamu membuat ibumu sedih ataupun kecewa bahkan menyesal ..
perlu kita sadari. Kita telah dikandung oleh ibu kita selama 9 bulan lamanya ..
ibu kita berkorban keras mempertaruhkan hidup dan matinya untuk melahirkan kita ..
Apa pantas kita membuat ibu kita menangis karena perbuatan kita yang semena-mena?

    Konon pada jaman dahulu, di Jepang ada semacam kebiasaan untuk membuang orang lanjut usia ke hutan. Mereka yang sudah lemah tak berdaya dibawa ke tengah hutan yang lebat, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasibnya. Alkisah ada seorang anak yang membawa orang tuanya (seorang wanita tua) ke hutan untuk dibuang. Ibu ini sudah sangat tua, dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Si anak laki-laki ini menggendong ibu ini sampai ke tengah hutan. Selama dalam perjalanan, si ibu mematahkan ranting-ranting kecil. Setelah sampai di tengah hutan, si anak menurunkan ibu ini.
“Bu, kita! sudah sampai”,kata si anak. Ada perasaan sedih di hati si anak. Entah kenapa dia tega melakukannya. Si ibu , dengan tatapan penuh kasih berkata:”Nak, Ibu sangat mengasihi dan mencintaimu. Sejak kamu kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang ibu miliki dengan tulus. Dan sampai detik ini pun kasih sayang dan cinta itu tidak berkurang.
Nak, Ibu tidak ingin kamu nanti pulang tersesat dan mendapat celaka di jalan. Makanya ibu tadi mematahkan ranting-ranting pohon, agar bisa kamu jadikan petunjuk jalan”. Demi mendengar kata-kata ibunya tadi, hancurlah hati si anak. Dia peluk ibunya erat-erat sambil menangis. Dia membawa kembali ibunya pulang, dan ,merawatnya dengan baik sampai ibunya meninggal dunia.
Mungkin cerita diatas hanya dongeng. Tapi di jaman sekarang, tak sedikit kita jumpai kejadian yang mirip cerita diatas. Banyak manula yang terabaikan, entah karena anak-anaknya sibuk bisnis dll. Orang tua terpinggirkan, dan hidup kesepian hingga ajal tiba. kadang hanya dimasukkan panti jompo, dan ditengok jikalau ada waktu saja. Kiranya cerita diatas bisa membuka mata hati kita, untuk bisa mencintai orang tua dan manula. Mereka justru butuh perhatian lebih dari kita, disaat mereka menunggu waktu dipanggil Tuhan yang maha kuasa. Ingatlah perjuangan mereka pada waktu mereka muda, membesarkan kita dengan penuh kasih sayang, membekali kita hingga menjadi seperti sekarang ini.
Makanya kita harus patut kepada serang ibu yang kita sayangi.

Rabu, 26 September 2012

KATA KATA PERNIKAHAN

PERNIKAHAN KITA

     Pernikahan adalah suatu peristiwa
yang sangat sakral bagi sepasang
sejoli yang memutuskan untuk
melanjutkan hubungannya menjadi
suami istri. Namun tentu saja,
pernikahan itu tidak bisa dilakukan
secara mendadak. Hal ini dikarenakan
ada beberapa hal yang harus dilakukan
sebelum pernikahan itu terjadi.
Misalnya adalah menghubungi penghulu
untuk menikahkan pasangan yang akan
menikah, menghubungi keluarga yang
terdiri dari wali nikah dan saksi nikah,
dan masih banyak lagi yang lainnya
meskipun pernikahan akan
dilangsungkan dengan cara yang
sederhana. Salah satu hal yang tidak
dianjurkan tapi sangat penting adalah
menyebarkan berita pernikahan kepada teman atau tetangga. Agar mereka
bisa menyempatkan untuk datang menghadiri acara pernikahan, biasanya
akan ada undangan dengan kata-kata pernikahan yang romantis.
Bagi anda yang akan melaksanakan pernikahan, maka sebenarnya
penyebaran undangan ini tidak harus terlalu banyak. Yang paling penting
adalah orang-orang mengetahui bahwa anda akan mengikuti Sunnah Nabi
dengan melepas masa lajang anda dalam pernikahan. Di dalam undangan
yang akan anda sebar, ada beberapa hal yang harus anda cantumkan ke
dalamnya. Sebelumnya telah disebutkan bahwa kata-kata pernikahan
harus dicantumkan untuk menarik perhatian banyak orang. Hal ini bisa anda
lakukan dengan syarat kata-kata pernikahan tersebut tidak lebih dominan
dari undangan itu sendiri. Hal yang paling penting pertama yang harus anda
cantumkan di dalam undangan pernikahan adalah pasangan yang akan
menikah. Tentu saja! Undangan tersebut bisa membuat orang yang anda
undang bingung jika didalamnya tidak ada nama pasangan yang akan
menikah.
Selain itu, anda juga harus mencantumkan tempat dan waktu
dilaksanakannya acara pernikahan anda. Hal ini tentu saja untuk membuat
orang yang anda undang agar bisa langsung ke tempat pernikahan anda
tanpa harus bertanya lagi kepada anda. 2 hal tersebut adalah hal yang
paling utama yang harus ada di dalam sebuah undangan. Selebihnya itu
diperbolehkan, seperti nama-nama keluarga. Hal ini dibutuhkan mengingat
para undangan tidak hanya berasal dari kenalan pasangan yang akan
menikah, tapi juga teman dari keluarga. Selanjutnya, ayat suci dari AlQur’an menjadi salah satu yang pasti ada di setiap undangan. Namun, bagi
yang bukan muslim biasanya menggantinya dengan kata-kata pernikahan.
Meskipun demikian, kata-kata pernikahan ada bersamaan dengan ayat
suci Al-Qur’an.
Banyak sekali kata-kata pernikahan yang bisa dicantumkan di dalamnya.
Anda bisa menggunakan kata-kata mutiara dari berbagai kalangan manusia,
bisa juga anda membuatnya sendiri sebagai tanda kasih sayang anda
terhadap pasangan. Salah satu contoh yang bisa digunakan adalah
“Seseorang tak bisa selalu mengungkapkan alasan mengapa ia mencintai
pasangannya. Namun, seseorang akan memiliki alasan mengapa ia begitu
yakin untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Alasannya adalah untuk
mencari alasan mengapa ia begitu mencintainya sepenuh hatinya.

TENTANG NIKAH SIRI

        Pernikahan siri saat ini banyak dilakukan oleh masyarakat, hal ini kemudian
memicu banyaknya pemberitaan dan pembahasan yang berkenaan tentang
hal ini. Banyak artikel bermunculan di media cetak dan internet, bahkan ada
buku yang ditulis dan diterbitkan yang khusus membahas tentang
pernikahan siri. Jika dilihat dari segi bahasa, kata siri berasal dari bahasa
arab “sirri” atau “sir” yang memiliki makna rahasia atau tidak ditampakkan.
Dengan demikian pernikahan siri dapat diartikan sebagai pernikahan yang
tidak diberitahukan kepada masyarakat umum, tidak menggunakan resepsi
dan dirahasiakan oleh kedua mempelai wali dan saksi-saksi. Pada saat ini
paling tidak ada dua pendapat yang berkembang di masyarakat tentang
pengertian pernikahan siri ini, yaitu pernikahan tanpa wali dan tidak
dicatatkan ke kantor urusan agama atau pencatatan sipil dan pernikahan
yang sah secara agama namun tidak tercatat di lembaga pencatatan sipil
atau kantor urusan agama.
Kita akan bahas satu persatu sesuai dengan hukum agama Islam. Pengertian
pernikahan siri yang pertama dimana pernikahan siri dilakukan dengan tidak
menggunakan wali maka sesungguhnya Islam melarang sebuah pernikahan
tanpa wali, oleh karena itu pernikahan yang seperti ini tidak sah menurut
hukum Islam apalagi hukum negara. Banyak hadits yang bisa didapatkan
yang menyatakan bahwa pernikahan siri tanpa wali, wali yang dimaksud
disini adalah wali dari pihak perempuan, adalah tidak sah. Bahkan salah satu
hadits menyatakan bahwa “Wanita manapun yang menikah tanpa mendapat
izin walinya, maka pernikahannya batil, pernikahannya batil, pernikahannya
batil”. Seorang wali nikah haruslah laki-laki dan diutamakan adalah orang tua
wanita yang bersangkutan. Pernikahan siri yang menggunakan wali
perempuan juga tidak sah karena seorang wanita tidak boleh menikahkan
wanita lainnya juga tidak boleh menikahkan dirinya sendiri, berbeda dengan
laki-laki.
Kita lanjutkan dengan pengertian pernikahan siri yang berikutnya,
pernikahan dilakukan secara sah sesuai dengan hukum Islam namun tidak
tercatat dilembaga pencatatan sipil atau KUA. Dalam hal ini kita harus
melihat pernikahan siri secara terpisah, secara hukum agama dan secara
hukum negara.Berdasarkan hukum agama, syarat sah sebuah pernikahan
harus memenuhi lima hal, yaitu adanya mempelai pria, wali mempelai wanita,
saksi-saksi, ijab qabul dan mahar. Jika sebuah pernikahan telah memenuhi
kelima hal tersebut maka pernikahan siri ini sah meskipun tidak dilaporkan ke
KUA atau kantor pencatatan sipil. Berdasarkan hukum negara maka setiap
pernikahan harus dilaporkan kepada negara melalui KUA atau kantor catatan
sipil, termasuk juga pernikahan siri. Pada dasarnya hal ini dilakukan untuk
mendapatkan bukti bahwa benar-benar telah melakukan pernikahan dengan
orang lain secara resmi. Bukti ini nanti diperlukan ketika terjadi persengketan
diperadilan yang berhubungan dengan pernikahan seperti perceraian,
warisan, hak asuh anak, nafkah dan lain-lain.
persiapan nikah siri (10), persyaratan nikah siri (7), pengertian
pernikahan siri (6), artikel pernikahan siri (3), pernikahan siri (3),
syarat sah nikah siri (2), nikah siri hukum islam (2), persyaratan
nikah muslim dan kristen (2), syarat nikah siri menurut islam (2), 5
syarat nikah siri menurut islam (2)
Tags: hukum, hukum nikah siri, hukum pernikahan siri, KUA, nikah siri,
nikah sirri, pengertian pernikahan, pernikahan, pernikahan siri, pernikahan
sirri, sirri..

Senin, 24 September 2012

CINTA YANG ABADI


Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta ...

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Cinta datang kepada orang yang masih memiliki harapan, meskipun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, meskipun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang memiliki keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh,
penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah
mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Terkadang kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehingga kamu kehilangannya.
Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi.

Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya.
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar -benar mencintainya setulus hati.

Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU.


Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan
apa yang kamu benci tersimpan kebaikan didalamnya.

Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana,
cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa.

Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan.
Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.

Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak memiliki
perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.

Cinta adalah keabadian ... dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.

Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu
objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan
meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.

Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi
gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.

Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu,
raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah
anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.

Bercinta memang mudah , untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai
itulah yang sukar diperoleh.

Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.

Minggu, 23 September 2012

KATA MULUT BERTENTANGAN IMAJINASI


Ketika Kata Beradu Mulut Tentang Imajinasi


Pujangga lagi tak punya cinta, padahal malam ini kata orang-orang adalah waktunya yang tepat untuk ber’cinta’. Yah, seperti malam-malam sebelumnya. Pujangga hanya duduk manis, ngemil kismis, sambil berimajinasi kritis. Malam ini, bintang tampak seperti bola lampu, terang dan bertaburan. Pujangga tersenyum ketika didapatnya sebuah insiprasi.

Ditulisnya satu kata untuk insiprasi. Bintang. Kata itu bergejolak dalam otak. Mulai dirangkainya lagi. Sementara itu, ratusan kata sedang bergelut ramai didalam fikiran Pujangga. Mereka berteriak, mencaci satu sama lain.

“Biar aku saja yang keluar!” Teriak kata emosi.

“Kamu tidak ada hubungannya dengan inspirasi Pujangga” Sahut kata Sabar.

“Ah kalian, sudah, malam ini pasti aku, ya aku yang akan terpilih,” Ucap kata malam.

“Jelas saja, inikan malam hari, dan tidak mungkin sangat tidak mungkin, aku akan dikeluarkan sebagai inspirasi” Celetuk kata Siang.

Tak disangka, Pujangga menarik manis kata Siang, ke dalam puisinya yang terinsiprasi dari bintang. Siang tertawa riang, ia berlenggok anggun, melewati ratusan kata yang daritadi berebut. Sudah satu bait puisi, yang menari diatas kertas putih bertinta hitam. Pujangga diam, dibetulkannya slayer coklat yang melilit dilehernya. Dingin menyeruak, haah, Pujangga menghela nafas. Tampak hembusan dingin tergambar dari nafas-nafas putih dari hidungnya.

Didalam fikiran, mereka masih menggerutu satu sama lain.

“Ah pujangga, lama sekali, aku jenggah disini” Gerutu kata ngeluh.

“Sifatmu sama dengan namamu, mengeluh saja !lihat aku sedaritadi diam, karena aku yakin aku akan keluar dari imajinasinya” Kata Malam semakin menyombongkan diri.

“Sudah, kalian berisik,” Bentak si Lelap, yang mendadak terbangun karena mendengar keramaian.

Ya, seperti malam biasanya, malam akan menjadi sibuk bagi mereka, sebab Pujangga selalu ingin bercerita. Pujangga akan menuang inspirasi. Sudah tepat pukul 12 malam, Pujangga daritadi hanya diam, dia terpesona dengan hujan bintang. Ia lupa dengan mereka yang tengah ramai ingin keluar. Malam ini, Pujangga berinspirasi tanpa secangkir kopi dan sebatang rokok.

Masih tertata manis, sebait puisi. Kata dalam puisi semua mengkrenyit dahi. Ada apa ini, Pujangga tak bergairah. Sudah setengah jam, tak tampak tambahan kata. Pujangga tersenyum, saat didapatinya satu bintang masih setia bersinar, meski yang lain sudah berlari meninggalkan malam.

“Tidaaakk..!” Teriak kata-kata dalam puisi.

Teriakan itu membahana sunyinya malam, ketika Pujangga dengan santai meremas kertas. Inspirasi itu sekejab hilang, bersama kata yang berhamburan di tong sampah. Hal yang menyebalkan bagi mereka yang berakhir disana, tetapi tidak bagi mereka yang masih memperebutkan posisi keluar untuk imajinasi sang Pujangga.

“Huahaha..kasian sekali kalian, terbuang sia-sia, sudah ku duga” Teriak kata licik.

“Jahat sekali kamu, tertawa diatas penderitaan mereka” Celetuk kata Baik.

“Sekarang, waktunya berdandan rapi, siapa tahu aku akan keluar dari imajinasi” Ucap kata Genit.

Semua terdiam, melihat aksinya. Tidak lama, hanya empat detik, kemudian ramai (lagi).

Pujangga menarikan pena, kembali sebait demi bait akan terealisasi. Hening, suara jangkrik menjadi backsound Pujangga berimajinasi.

*Bintang*

Untuk semua kisah masa lalu

Kamu selalu hadir

Untuk semua kisah suramku

Kamu selalu tertawa

Untuk semua kisah bahagiaku

Kamu selalu ada

Dan, untuk semua malam tanpa cinta

Hanya kamu yang ku anggap setia

Bersama dingin, ku peluk hangat semua tentangmu

Ku ikat erat dalam genggamanku

Bisakah kau hadir dalam dunia nyataku?

Menggantikan ia, yang telah memiliki cinta

…